Selama Perang Dunia pertama tentara dari Winnipeg
(Manitoba, Kanada) adalah diangkut ke timur Kanada, dalam perjalanan
mereka ke luar negeri Eropa di mana mereka harus bergabung ke-2 Brigade
Infanteri Kanada. Ketika kereta berhenti di White River, Ontario,
seorang letnan bernama Harry Colebourn membeli beruang hitam kecil anak
harimau betina sebesar $ 20 dari seorang pemburu yang telah membunuh
ibunya. Ia menamai dia ‘Winnipeg’, setelah kota kelahirannya Winnipeg,
atau ‘Winnie’ untuk pendek.
Winnie menjadi maskot dari Brigade dan pergi ke Britania dengan unit.
Ketika Brigade diposting ke medan tempur dari Perancis, Lt Colebourn
membawa Winnie ke Kebun Binatang London pinjaman lama. Secara formal
disajikan Colebourn London Zoo dengan Winnie pada Desember 1919 di mana
ia menjadi atraksi yang populer dan tinggal sampai 1934.
Beruang juga sangat populer oleh Christopher Robin, putra penulis AA
Milne. Itu adalah favorit di kebun binatang, dan ia sering menghabiskan
waktu di dalam kandang dengan itu. Beruang adalah Christopher Robin’s
inspirasi untuk memanggil boneka beruang Winnie sendiri …. Winnie the
Pooh (beruang teddy ini mulai dengan nama Edward Bear). Nama aslinya
Pooh milik angsa, seperti dapat dilihat dalam sebuah puisi dari Milne’s
When We Were Very Young.
A.A. Milne mulai menulis serangkaian buku tentang Winnie the Pooh,
putranya Christopher Robin, dan teman-teman mereka di 100-Aker-Wood. Ini
karakter lain, seperti Eeyore, Piglet, Tigger, Roo Kanga dan juga
didasarkan pada boneka hewan milik Christopher Robin. Karakter lain
seperti Rabbit dan Owl didasarkan pada hewan yang hidup, persis seperti
Pooh angsa, di sekitar wilayah negara Milne rumah Cotchford Farm di
Ashdown Forest, Sussex, di mana 100-Aker-kayu itu didasarkan.
‘Winnie-the-Pooh’ diterbitkan oleh Methuen pada 14 Oktober 1926,
ayat-ayat “Sekarang Kita Enam ‘pada tahun 1927, dan’ The House at Pooh
Corner ‘in1928. Semua buku-buku ini digambarkan dalam cara yang indah
oleh EH Shepard, yang membuat buku-buku bahkan lebih magis. The
Pooh-buku menjadi favorit perusahaan dengan tua maupun muda dan telah
diterjemahkan ke dalam hampir semua bahasa yang dikenal. Angka
konservatif untuk total penjualan dari empat Methuen edisi (termasuk
Ketika We Were Very Young) sampai dengan akhir tahun 1996 akan menjadi
lebih dari 20 juta eksemplar. Angka-angka ini tidak termasuk penjualan
dari empat buku yang diterbitkan oleh Dutton di Kanada dan Amerika
Serikat, maupun edisi bahasa asing yang dicetak di lebih dari 25 bahasa
di seluruh dunia!
Coretan Hanifah :)
Keep Istiqomah :)
Rabu, 19 Oktober 2011
Kisah Seorang Ibu Bermata Satu
ibuku hanya memiliki satu mata.
Aku membencinya.
Dia sungguh membuatku menjadi sangat memalukan. Dia bekerja memasak buat para murid dan guru di sekolahku untuk menopang keluarga.
Ini terjadi pada suatu ketika aku duduk di sekolah dasar dan ibuku datang. Aku sungguh dipermalukan. Bagaimana bisa ia tega melakukan ini padaku? Aku membuang muka dan berlari meninggalkannya saat bertemu dengannya.
Keesokan harinya di sekolahku,
"Ibumu bermata satu?!?!". eeeee ejek seorang teman.
Akupun berharap ibuku segera lenyap dari muka bumi ini.
Jadi kemudian aku katakan pada ibuku, Mama kenapa engkau hanya memiliki satu mata?
Kalau engkau hanya ingin aku menjadi bahan ejekan orang-orang , kenapa engkau tidak segera mati saja?"
Ibuku diam tak bereaksi.
Aku merasa tidak enak, namun disaat yang sama, aku rasa aku harus mengatakan apa yang ingin aku katakan selama ini. Mungkin ini karena ibuku tidak pernah menghukumku, akan tetapi aku tidak berfikir kalau aku telah sangat melukai perasaannya.
Malam itu.
Aku terjaga dan bangun menuju ke dapur untuk mengambil segelas air minum.
Ibuku sedang menangis disana terisak-isak, mungkin karena khawatir akan membangunkanku. Sesaat kutatap ia, dan kemudian pergi meninggalkannya.
Dia sungguh membuatku menjadi sangat memalukan. Dia bekerja memasak buat para murid dan guru di sekolahku untuk menopang keluarga.
Ini terjadi pada suatu ketika aku duduk di sekolah dasar dan ibuku datang. Aku sungguh dipermalukan. Bagaimana bisa ia tega melakukan ini padaku? Aku membuang muka dan berlari meninggalkannya saat bertemu dengannya.
Keesokan harinya di sekolahku,
"Ibumu bermata satu?!?!". eeeee ejek seorang teman.
Akupun berharap ibuku segera lenyap dari muka bumi ini.
Jadi kemudian aku katakan pada ibuku, Mama kenapa engkau hanya memiliki satu mata?
Kalau engkau hanya ingin aku menjadi bahan ejekan orang-orang , kenapa engkau tidak segera mati saja?"
Ibuku diam tak bereaksi.
Aku merasa tidak enak, namun disaat yang sama, aku rasa aku harus mengatakan apa yang ingin aku katakan selama ini. Mungkin ini karena ibuku tidak pernah menghukumku, akan tetapi aku tidak berfikir kalau aku telah sangat melukai perasaannya.
Malam itu.
Aku terjaga dan bangun menuju ke dapur untuk mengambil segelas air minum.
Ibuku sedang menangis disana terisak-isak, mungkin karena khawatir akan membangunkanku. Sesaat kutatap ia, dan kemudian pergi meninggalkannya.
Menjaga Ucapan dan Lisan
Allah
berfirman : “Artinya : Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu
sekalian kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah
memperbaiki amalan-amalanmu dan mengampuni dosa-dosamu. Barangsiapa mentaati
Allah dan RasulNya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenengan yang
besar” [Al-Ahzab : 70-71]
Dalam
ayat lain disebutkan. “Artinya : Hai orang-orang yang beriman, jauhilah
kebanyakan berprasangka, karena sesungguhnya sebagian tindakan berprasangka
itu adalah dosa. Janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan
janganlah kamu sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah
salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati ? Tentu
kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah
Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang” [Al-Hujurat : 12] |
Kamis, 30 Juni 2011
Sabtu, 30 April 2011
Terimakasih Allah
Alhamdulillah :)
Terimakasih Ya Allah atas semua nikmat dari-Mu
Hingga detik ini aku masih bisa menghirup oksigen
Hingga detik ini aku masih bisa melihat indahnya ciptaan-Mu
Berlari
Begerak
Berbicara, mempunyai anggota tubuh yang lengkap
Sehat,
mempunyai keluarga, teman , sahabat, yang sayang denganku
Terimakasih Allah... Aku mencintai-Mu
Terimakasih Ya Allah atas semua nikmat dari-Mu
Hingga detik ini aku masih bisa menghirup oksigen
Hingga detik ini aku masih bisa melihat indahnya ciptaan-Mu
Berlari
Begerak
Berbicara, mempunyai anggota tubuh yang lengkap
Sehat,
mempunyai keluarga, teman , sahabat, yang sayang denganku
Terimakasih Allah... Aku mencintai-Mu
Jumat, 09 Juli 2010
Ujian Kehidupan :)
Hidup tidak akan pernah lepas dengan sebuah ujian atau cobaan
Hadirnya cobaan, terpaan dan ujian hidup hendaklah pandai diri kita dalam menyikapinya, pandai dalam mengambil sisi positif dari segala tantangan hidup ini. Karena sesungguhnya apa yang terjadi dalam diri kita. Itu adalah tempaan agar kita menjadi lebih tangguh dan melatih kesabaran kita.
Hadirnya cobaan, terpaan dan ujian hidup hendaklah pandai diri kita dalam menyikapinya, pandai dalam mengambil sisi positif dari segala tantangan hidup ini. Karena sesungguhnya apa yang terjadi dalam diri kita. Itu adalah tempaan agar kita menjadi lebih tangguh dan melatih kesabaran kita.
Memang terlalu mudah
sekali untuk mengatakan kata "sabar" siapapun pasti mudah
mengucapkan kata ini, tapi pada kenyataannya dan faktanya "sabar" itu
tak semudah pengucapannya, kita butuh latihan, kita butuh juga cobaan hidup
dari Allah, jika kita dapat melewatinya, mungkin
barulah kita dapat di katakan sabar.
Selasa, 06 Juli 2010
Jalan terbaik

Selasa, 6 Juli 2010
Hari ini aq mendapat bnyak pelajarn hidup yang sebelumnya blm pernh aq alami....
rasanya kecewa banget, Tapi harus bagaimana lagi manusia berusaha Allah berkehendak.
pertamanya gak kuat banget, n gak sanggup.....
tapi banyak sahabatQ, tman, keluarga yang beri aq nasihat, semangat, dorongan...
akhirnya aku menyadari ini semua...
perjuanganq blm berakhir
Hari ini aq mendapat bnyak pelajarn hidup yang sebelumnya blm pernh aq alami....
rasanya kecewa banget, Tapi harus bagaimana lagi manusia berusaha Allah berkehendak.
pertamanya gak kuat banget, n gak sanggup.....
tapi banyak sahabatQ, tman, keluarga yang beri aq nasihat, semangat, dorongan...
akhirnya aku menyadari ini semua...
perjuanganq blm berakhir
Langganan:
Komentar (Atom)

